Jumat, 10 April 2020

Kelas V (Lima) PENYAKIT MENULAR

PENYAKIT MENULAR 

 



Secara umum penyakit terdiri atas dua jenis yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular. Penyakit menular merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit dan jamur. Penyakit menular merupakan suatu penyakit yang dapat berpindah dari satu orang kepada orang lain. Penyakit menular dapat berpindah secara langsung maupun tidak langsung. Artinya, Penyakit dapat menular kepada orang lain seara langsung maupun melalui perantara (tidak langsung).

Dalam kehidupan sehari hari, kita harus mewaspadai penularan penyakit ini. Semua orang beresiko tertular penyakit menular. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui cara memelihara diri agar terhindar dari penyakit menular.

Penyakit dapat menular dengan berbagai cara. Cara tersebut harus kita ketahui agar lebih waspada dan dapat memelihara diri supaya tidak tertular. Secara umum, penyakit menular dengan cara sebagai berikut :
  1. Penularan Langsung merupakan cara penularan karena kontak langsung antara penderita dengan orang yang tertular. Umumnya terjadi melalui sentuhan, gigitan, bersin, batuk, ludah dan sebagainya. Contohnya, virus dari seorang penderita TBC dapat masuk ke tubuh seseorang melalui batuk, air liur penderita TBC akan beterbangan dan terhirup oleh orang lain. Hal demikian terjadi juga pada orang yang sedang batuk. Oleh karena itu, ketika batuk sebaiknya ditutup dengan sapu tangan agar tidak menular terhadap orang lain.
  2. Penularan Tidak Langsung dapat terjadi melalui dua cara yaitu melalui alat dan melalui hewan pembawa penyakit. Penularan melalui alat terjadi, misalnya, melalui mainan, sapu tangan, handuk, kain kotor, tempat tidur, alat makan dan makanan. Sementara itu, penularan melalui hewan dapat terjadi melalui nyamuk, lalat dan hewan lainnya. Contoh penularan tidak langsung terjadi ketika sembarangan menggunakan sapu tangan orang lain. Padahal, sapu tangan tersebut telah mangandung bibit penyakit karena dipakai oleh penderita batuk. tanpa disadari, penyakit tersebut menular melalui sapu tangan.

Cara memelihara diri dari penyakit menular 
Secara umum, memelihara diri dari penyakit menular dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut 😊

  • Menerapkan Budaya Hidup Sehat 

Budaya hidup sehat meliputi : makanan, kebersihan, dan pergaulan. Seseorang yang menerapkan budaya hidup sehat akan senantiasa menjaga asupan makanan. Makanan harus bersih dan bergizi agar kebutuhan energi terpenuhi. Selain itu menjaga kebersihan, baik kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan. Kemudian dalam pergaulan juga senantiasa bergaul dalam pergaulan yang positif.
  • Meningkatkan Derajat Kesehatan Tubuh

Derajat kesehatan yang tinggi memaksimalkan sistem kekebalan tubuh. Artinya seseorang yang memiliki derajat kesehatan yang tinggi, mempunyai kekebalan tubuh yang baik. Kekebalan tubuh yang baik dapat mengurangi resiko tertular penyakit menular. Hal tersebut terjadi karena sistem kekebalan tubuh mampu mengalahkan bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Lakukan olahraga teratur agar terhindar dari penyakit menular.

  • Mendapatkan Vaksinasi / Imunisasi

Vaksinasi atau imunisasi merupakan cara pencegahan penyakit menular.


Jenis Penyakit Menular

  • Influenza atau lebih dikenal dengan "flu" disebabkan oleh virus. Tanda - tanda seseorang terkena flu adalah sakit tenggorokan, badan pegal - pegal, hilang nafsu makan, demam, batuk - batuk dan sakit kepala. Cara pencegahan agar tidak menular ke orang lain yaitu dengan menggunakan masker. Selain itu dapat dicegah dengan makan teratur, istirahat, cukup minum air putih, dan berolahraga teratur. 


  • Muntaber disebabkan oleh bakteri "Protozoa". Tanda - tanda seseorang terkena muntaber adalah sakit perut, kembung, mual dan muntah - muntah, demam tinggi, kepala pusing, tidak nafsu makan, lemas, dan sering buang air besar. Penularan secara langsung terjadi melalui cairan dari mulut penderita. Sementara itu, penularan tidak langsung terjadi melalui sisa kotoran yang menyebar di air. Menjaga diri dari penyakt muntaber dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan makanan, kebersihan peralatan makan dan kebersihan lingkungan. Selain itu, membiasakan mencuci tangan sebelum dan setelah keluar dari WC.

  • Tifus disebabkan oleh bakteri "Salmonella". Tanda - tanda seseorang terkena tifus adalah demam dengan suhu naik secara bertahap hingga membuat penderita menggigil (Demam biasa terjadi di malam hari kemudian mereda dan kembali terjadi pada malam berikutnya), sakit di bagian perut, denyut jantung menurun dan hilang nafsu makan. Penularan dapat terjadi melalui lalat yang membawa bakteri tersebut kemudian hinggap di makanan atau alat makan. Cara pencegahan adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, rumah dan makanan, mencuci tangan secara teratur, hindari jajanan di pinggir jalan dan olahraga secara teratur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar